Tidak hanya manusia, ikan paus pun juga ‘bicara’ gunakan dialek

tak-hanya-manusia-ikan-paus-pun-juga-bicara-gunakan-dialek

Ada beberapa ratus logat yg kita punyai di Indonesia. Belum lagi logat di tiap suku atau ras yg kadang tidak serupa di tiap daerah. Itu cuma di Indonesia, belum di seluruhnya dunia, pasti ada puluhan ribu sebanyak.

Tetapi menurut studi terkini, selain manusia saja yg berkata memanfaatkan logat yg berbeda-beda. Binatang juga ada yg jalankan factor tersebut.

Peneliti mendeteksi adanya perbedaan dialek yg difungsikan oleh Paus, sebagaimana yg dilakukan oleh manusia. bahkan, ikan paus pun memanfaatkan kosa kata, tata bahasa, & pelafalan yg serta berbeda-beda, berdasarkan wilayah asal si paus itu berada.

Tim peneliti terdiri dari Ocean Sounds dari Norwegia, Max Planck Institute dari Jerman, & peneliti dari Kampus Gottingen yg pun dari Jerman. Mereka mengembangkan metode statistik obyektif utk menganalisis nada ikan paus.

Tim tersebut dibagi jadi enam grup mungil buat meneliti ikan paus pilot sirip panjang, di perairan lepas pantai Norwegia. Mereka merekam beberapa ratus wujud komunikasi dari tiap-tiap group. Tiap-tiap tim menganalisis rekaman dari paus yg berkelompok, sekaligus meneliti karakteristik nada yg barangkali beralih di tiap diwaktu.

Hasil dari penelitian tersebut menyebutkan bahwa tiap grup paus, bahkan dialeknya telah tidak sama satu sama lain. Dari penelitian tersebut, peneliti bakal mengungkapkan lantaran kenapa ikan paus mengembangkan dialek utk berkomunikasi.

“Sangat mutlak buat mengenali para anggota kelompok dari suatu grup utk perlindungan keturunan, proteksi pada predator, tingkah laku makan pun sosial kooperatif,” catat para peneliti di jurnal yg dipublikasikannya.

Konservasi paus & lumba-lumba benar-benar memakai computer utk menganalisa trick komunikasi mereka. Dari sini didapati bahwa trik berkomunikasi mereka berbasis siulan, dulu berkembang jadi bermacam macam pola komunikasi yg beraneka ragam.

Kultur komunikasi mereka serta dibangun sama seperti manusia membangun kultur komunikasi. Adalah diawali dari orangtua, dulu lingkungan.

Tetapi ikan paus bukan satu-satunya hewan yg memanfaatkan dialek dalam komunikasinya. Lumba-lumba serta laksanakan aspek mirip. Dialek yg diperlukan oleh lumba-lumba serta serta tidak serupa dalam tiap-tiap grup. Bahkan, lumba-lumba mengembangkan pola komunikasi yg tidak serupa di tiap individu dalam mencari makan, beistirahat, bersosialisasi & berkomunikasi pada anak atau lumba-lumba yg lebih jejaka.

 

Bandar Bola Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *