Kota San Francisco Ternyata Masih Hutang Rp 2,4 Juta ke Steve Jobs

steve

Terlepas dari kebesaran namanya yang merupakan pendiri Apple, Steve Jobs pun ialah penduduk kota San Fracisco, AS. Beliau miliki kewajiban & hak hukum yg sama bersama penduduk lain.

Sesudah kira kira lima thn wafat, tepatnya kepada 5 Oktober 2011 silam, Jobs nyata-nyatanya belum menerima haknya dikarenakan kelebihan membayar kupon parkir di San Francisco.

Kota di Pantai Barat AS tersebut tetap berhutang 174 dolar AS atau setara Rupiah 2,3 jutaan pada Jobs, layaknya dirangkum KompasTekno, Senin (29/2/2016) dari Usaha Insider.

Tidak Hanya Jobs, Pendiri PayPal Peter Thiel & CEO Uber Travis Kalanick serta tertera dalam jejeran nama penduduk SF yg kelebihan bayar parkir. Dengan Cara berurutan, masing-masing kelebihan membayar 170 dolar AS (Rupiah 2,2 jutaan) & 510 dolar AS (Rupiah 6,8 jutaan).

Didapati, system pembayaran ticket parkir di San Francisco menyerupai voucher mengisi ulang. Pengemudi mesti membeli voucher bersama nominal tertentu buat dipotong cocok dikala parkir di tempat-tempat husus.

Masalahnya, ada saja penduduk yg membayar kewajiban lebih dari haknya. Pemerintah kota San Francisco serta meneliti file transaksi selagi musim 17 th dari 1995 sampai 2012.

Akhirnya, ditemukan ada 6,1 juta dolar AS atau kira kira Rupiah 81 miliar uang masyarakat yg mengendap di Rek. parkir SF. Pemerintah ingin mengembalikan kelebihan-kelebihan atas pembayaran tersebut.

Penduduk dikasih ketika hingga 3 Maret 2016 akan datang buat mengklaim pembayaran balik (refund). Apabila tak, uang kelebihan itu dapat masuk ke kas pemerintah.

Utk kasus Jobs, ke mana uang 174 dolar AS itu mesti bermuara? Belum ada penjelasan lebih lanjut soal ini.

 

Bandar Bola Terbaik