Beberapa Fakta Mengapa NetFlix Diblokir Di Indonesia

087541000_1453883083-netflix_3

 

Telkom Kelompok memutuskan buat memblokir Netflix per 27 Januari 2016 pada jam 00.00 WIB.. Dgn begitu, pembeli Indihome, WiFi.id, & Telkomsel dengan caraautomatis tak dapat terhubung pelayanan video streaming asal Amerika Serikat tersebut.

Telkom mengharapkan, bersama pemblokiran ini, Netflix memberikan kepastian pelayanan serasi bersama imbauan pemerintah. Netflix serta diminta buat mengantongi izin bisnis di Indonesia juga mempunyai contact point pelayanan buat memudahkan konsumennya.

Tapi ketetapan ini menuai pro-kontra, dimana ada pihak yg setuju & tak mensupport aspek tersebut. Berikut ini fakta-fakta kurang lebih Netflik yg diblokir Telkom.

1. Dianggap memuat konten porno

Direktur Consumer Telkom Dian Rachmawan menyampaikan, pihaknya memblokir Netflix lantaran perusahaan yg bermarkas di Los Gatos, California itu tak mempunyaiizin atau bertentangan bersama undang-undang yg berlaku di Indonesia.

“Kami memblokir Netflix dikarenakan tak mempunyai izin & memuat konten yg tak diperbolehkan. Kami ini Tubuh Business Milik Negeri (Badan Usaha Milik Negara), mestijadi sampel & menjunjung tinggi Negeri Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI) dalam berbisnis,” tegas Dian belum lama ini.

“Di luar negara, Netflix bersamasama dgn sekian banyak operator, periode di sini tak? Apabila hubungan kerja bersama operator lokal tidak sedikit manfaat yg diperoleh dari ke-2 belah pihak,” lanjutnya.

Dian menyambung, apabila Netflix menjalin kerjasama dgn Telkom, sehingga konten yg mengandung pornografi & kekerasan dapat tersaring buat pelanggan IndiHome, WiFi.id, & Telkomsel.

2. Netizen mencak-mencak

Tidak Sedikit netizen, terutama pembeli IndiHome, WiFi.id, & Telkomsel yg tak mampu membuka pelayanan tersebut, cuap-cuap di Twitter. Pantauan tim Tekno Liputan6.com kepada linimasa Twitter, beraneka ragam komentar pedas dikeluarkan oleh netizen.

Seperti yg dikeluhkan oleh pemilik akun Twitter @Official_JohanL yg justru menyerang pihak Telkom dgn luapan emosi. “@TelkomCare Mengapa Netflix diblokir?Pelayanan lu aja belum beres gitu. Modem indihome udh tukar 3 kali belom setahun parah

tidak cuma me-mention @TelkomCare, akun tersebut serta me-mention @TelkomPromo dgn kalimat yg sama. Sementara itu, customer pelayanan Netflix yang lain, Komang Adhyatma yg ialah pemilik akun @komangadhyatma mengumumkan terhadap netizen di linimasa Twitter bahwa mulai sejak hri ini pelayanan Netflix diblokir via Indihome, WiFi.id, & Telkomsel.

Sindiran bersama suara sarkasme pula dilontarkan pemilik akun @riyanwahyudi dgn cuitannya, “Ya iyalah diblokir itu Netflix, Telkom tentu lebih ingin IndiHome-nya lebihterkenal.”

3. Telkom kembali angkat berbicara

Sadar putusannya ini menuai pro & kontra, Telkom melalu keterangan resminya mengegaskan bahwa pemblokiran dilakukan dikarenakan pelayanan Netflix belum memenuhi regulasi yg ada di Indonesia.

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menjelaskan, pemblokiran pelayanan video streaming dari perusahaan yg bermarkas di California Amerika Serikat itu dilakukan dalam rangka melindungi customer & warga Indonesia.

“Langkah ini serta adalah dukungan Telkom yang merupakan Badan Usaha Milik Negara pada pemerintah selaku regulator supaya Netflix cepat lakukan pembicaraanbersama regulator maupun operator buat memberikan kepastian layanannya pada warga Indonesia,” terang Arif.

Beliau memaparkan, dukungan tersebut salah satunya terkait dgn konten. Elemen ini, ujarnya, berdasarkan Undang-undang No. 33 Thn 2009 menyangkut Perfilman, terutama pasal 57.

“Konten Netflix mesti disesuaikan dgn aturan yg berlaku di Indonesia,” pungkasnya.

4. Mastel dukung pemblokiran Netflix

Ketua umum Warga Telematika (Mastel) Kristiono, beri dukungan pemblokiran Netflix yg dilakukan Telkom. Dia berujar, Netflix atau pelayanan yang lain yg bakal jadimengkonsumsi penduduk mesti miliki landasan hukum yg tentu. Diungkapkannya, sanggup jadi persoalan akbar seandainya suatu pelayanan beroperasi tidak denganmiliki landasan hukum.

“Kalau operator ingin blokir Netflix atau tak, sebetulnya tergantung operatornya masing-masing. Tetapi apabila Mastel ditanya sependapat atau tak bersama langkah ygdiambil Telkom, pasti kami sependapat,” ungkap Kristiono.

Beliau menilai, kehadiran Netflix ke Indonesia yg dengan cara tiba-tiba, menyalahi aturan yg berlaku. Tuturnya, Netflix harusnya beroperasi di Indonesia, bila telahmemenuhi aturan & mengantongi izin dari pemerintah.

“Netflix ini masuk ke Indonesia tiba-tiba. Selayaknya kan gak demikian. Mereka selayaknya tahu ada aturan di Indonesia. Selayaknya menghubungi lalu pihak-pihakmempunyai hak di Indonesia,” tutur Kristiono.

5. Smartfren & XL Ogah Blokir

Ketetapan Telkom utk memblokir pelayanan Netflix nyatanya tak pula merta diikuti oleh operator seluler lain, seperti Smartfren. VP Head of Merk and Marketing Communication Smartfren Derrick Surya menyampaikan, Smartfren hingga waktu ini tetap dapat konsisten terhubung pelayanan bagi customer buat sanggup terhubungNetflix.

Lantaran, hingga sekarang ini belum ada opini atau juga aturan resmi dari pemerintah terkait pelayanan Netflix di Tanah Air. “Karena hingga kala ini belum ada mandatkepada operator buat menutup pelayanan Netflix, menjadi mengapa mesti diblokir?,” papar Derrick.

Lebih lanjut, Derrick menjelaskan bahwa pihaknya menyongsong dgn positif kedatangan Netflix. Karena, hadirnya Netflix mampu memberikan nilai tambah & pilihan bagipenduduk buat menikmati pelayanan video streaming.

Sementara operator seluler yang lain adalah XL menyampaikan, tak memblokir Netflix sebab belum adanya tutorial dari pemerintah, dalam elemen ini Kementerian Komunikasi & Berita (Kementerian Komunikasi Dan Informatika).

“Sampai waktu ini kami belum meraih pedoman dari pemerintah buat memblokir Netflix. Tetapi, kami tetap mengawasi kebijakan pemerintah,” tutur General Manager Corporate Communication XL, Tri Wahyuningsih.

XL sendiri mengaku memberikan dukungan terhadap Netflix. Menurut Ayu, kedatangan pelayanan Netflix menjadikan penduduk Indonesia punyai lebih tidak sedikitvariasi dalam memakai jaringan 4G. Karena, semakin tidak sedikit konten yg sanggup diakses penduduk bersama jaringan 4G yg lebih serentak.

6. Kementerian Komunikasi Dan Informatika Rudiantara berkicau

Menteri Komunikasi & Informatika Rudiantara serta menyikapi masalah ini. Lewat akun Twitter miliknya, dia menciptakan seri kicauan yg terdiri dari 18 kicauan. Diamenyampaikan bahwa isu Netflix jadi gerbang diskusi menyangkut usaha Penyelenggara System Elektronik (PSE) asing yg mengakses layanannya di Indonesia.

Diungkapkannya, Netflix memenuhi tipe sbg PSE, maka mesti memenuhi kebijakan yg ada di Indonesia. “Salah satu kebijakan yg paling pokok diikuti oleh PSE yaknikeharusan menciptakan Wujud Bisnis Konsisten (BUT),” cuit Rudiantara.

Terkait kasus Netflix diblokir Telkom Kelompok, dirinya mengapresiasi langkah ini.

“Saya pun memahami/mengapresiasi tindakan korporasi oleh Telkom Kelompok yg hri ini menutup akses Netflix di Indonesia sambil menunggu proses pengeluaran kebijakan kami di Kominfo yg menyangkut dgn isu tersebut,” tandas laki-laki kelahiran Bogor itu.

 

Bandar Bola Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *