Nama Surya Paloh Disebut dalam Dakwaan Rio Capella

KPK Periksa Surya Paloh

Agen Sabung Ayam Mantan Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella didakwa sudah menerima duit segede Rp200 juta dari Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho & Istrinya Evy Susanti melalui Fransisca Insani Rahesti alias Sisca. Pemberian duit itu utk pengurusan penghentian kasus dana Bansos di Kejaksaan Gede (Kejagung).

Kepada surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) muncul nama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam kasus suap yg pun menjerat Gatot & Evy ini. Nama Paloh dinamakan dikala mendamaikan Gatot & Tengku Erry Nuradi selaku Wakil Gubernur diwaktu itu.

Terhadap 19 Mei 2015 di Kantor DPP Nasdem, Jalan Rupiah Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat dilakukan islah antara Gatot & Tengku Erry Nuradi yg pula dihadiri terdakwa Rio Capella, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh & pengacara senior OC Kaligis.

Terhadap jumpa tersebut, Surya Paloh mengemukakan pesannya terhadap Gatot & Erry supaya memberikan kebanggaan juga sebagai putra daerah.

“Dalam jumpa tersebut Surya Paloh berbesan terhadap Gatot & Erry, ‘kalau kalian yang merupakan Gubernur & Wakil Gubernur tak harmonis bagaimanakah kalian dapat jalankan pekerjaan roda pembangunan, yg rugi bukan kalian berdua tapi penduduk, memberi kebanggaan juga sebagai putra daerah’,” kata Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Yudi Kristiana dikala membacakan surat dakwaan Rio Capella di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/11/2015).

Tidak cuma memfasilitasi islah Gatot & Erry, nama Paloh kembali disebut-sebut saat memanggil Rio Capella yg baru saja pulang umroh terhadap 3 Juni 2015 ke Kantor DPP Nasdem. Disaat itu, Paloh menegur terdakwa Rio Capella karena laksanakan jumpa bersama istri Gatot, Evy Susanti.

“Terdakwa mendapat teguran dari Surya Paloh di mana waktu itu Surya Paloh menyesali kenapa terdakwa menemui Evy Susanti. Atas sejarah tersebut terdakwa menuduh Evy yg membocorkan jumpa tersebut yg diungkapkan lewat Fransisca Insani Rahesti,” tutur Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi.

Seperti didapati Rio Capella didakwa terima duit Rp200 juta dari Gatot & Evy. Tindakan beliau diatur & diancam pidana Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang No. 31 Th 1999 layaknya sudah diubah dalam Undang-Undang No. 20 Thn 2001 berkaitan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *