‘Otak’ iPhone Nyontek, Apple Hadapi Denda Rp 11,7 Triliun

otak apple gadget

Apple terbukti bersalah di pengadilan atas tuduhan pemakaian technologi yg dipunyai oleh Kampus Wisconsin-Madison ilegal. Tehnologi tersebut difungsikan oleh Apple di chip yg mereka gunakan kepada tidak sedikit piranti populernya.

Team Penilai di Pengadilan Madison, Wisconsin, Amerika Serikat menyatakan bahwa paten tersebut terbukti dipunyai Kampus Wisconsin-Madison. Tehnologi yg tertulis di hak paten tersebut menciptakan tingkat efisiensi procesor meningkat.

Dgn ini, Apple menghadapi denda raksasa, di mana besaran maksimum mampu hingga USD 862 juta atau lebih kurang Rupiah 11,7 triliun (USD 1 = Rupiah 13.500). Tapi pengadilan setelah itu baru dapat memastikan jumlah denda yg nantinya mesti dibayar oleh Apple.

Wisconsin Alumni Research Foundation (WARF) yaitu pihak yg ajukan tuntutan terhadap Apple. WARF mendaftarkan tuntutannya ke Apple kepada Januari 2014, buat hak paten yg sudah tercatat sejak 1998.

Pihak tim penilai di pengadilan Wisconsin menyatakan tehnologi tersebut dimanfaatkan di procesor A7, A8 & A8X yg digunakan di IPhone 5S, 6 & 6 Plus, termasuk juga sebanyak version IPad, dikutip DetikINET dari Reuters, Kamis (15/10/2015).

Tidak berakhir hingga di sana, WARF bln dulu pun mendaftarkan tuntutan ke-2 terhadap Apple. Kali ini mereka menyerang chip terbaru Apple, merupakan A9 & A9X, yg difungsikan di IPhone 6S, 6S Plus & IPad Pro.

WARF pada awal mulanya juga sempat menuntut Intel Corp terhadap th 2008, tetapi tuntutan tersebut berakhir ditengah jalan dikarenakan ke-2 pihak memutuskan buat berdamai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *